20161230

Daftar Nikah di KUA



A quick, refreshment post before I go back to hundreds of data to input.

Aku urus semua printilan pernikahan ini sendiri tanpa bantuan WO, ya kalau bantuan Aa dan keluarga mah so pasti ya. Dengan persiapan pernikahan yang bisa dibilang super ngebut (kalau nggak mau dibilang mepet, hihi), aku dari awal sudah bikin daftar hal-hal yang harus aku lakukan untuk menghindari stress dikejar deadline. Aku adalah deadliner profesional, makin mepet deadline kerja makin gila dan original tapi stressnya juga meledak. Rasa stressnya terlalu familiar jadi dari awal persiapan pernikahan ini aku udah bikin daftar untuk menghindari stress tersebut. Kek dari awal aku mikir nggak usah lah ada stress deadline, udah cukup hidup penuh dengan kerjaan dan persiapan pernikahan...

NOT!
BREAAAATHHEEEE
Tetep aja panik. Deadline makin menjelang dan masih banyak daftar kegiatan yang belum selesai dikerjakan. Salah satunya, dan sialnya ini yang paling penting, adalah DOKUMEN KUA! Betul sekali, saudara-saudara, aku diserang panik karena aku belum juga urus dokumen KUA dan belum dapat penghulu di h-40 nikahan. Panik kenapa? Karena baca banyak blog yang bilang kalau urusan penghulu ini, kudu cepet-cepetan karena yang mau nikah banyak, shayyyy! Hampir setiap blog menyarankan untuk mulai urus KUA paling telat 3 bulan sebelum hari H. Busetttt 3 bulan sebelum hari H untukku adalah bulan... November. November kemarin aku ditugaskan ke luar kota selama sebulan (pulang ke Bandung tiap weekend tapi ya mana bisa urus KUA saat weekend, tiap weekend kerjanya ngejar vendor lain dan tidur hihi), Aa ditugaskan ke Papua 2 minggu, Mamah masuk SAG 40 hari... bye urusan nikahan, November lewaaat gitu aja blas.

20161226

Here We Go!

Fuuuuh berdebu ya blognya udah lama nggak ditulis. Utang cerita apa kabar bos… tetep aja diutangin nggak dilunasin. Suer deh, inginnya tuh nulis rutin gitu ya tapi lagi-lagi situasi kantor dan kehidupan pribadi menghalangi. Sekalinya ada waktu luang pasti dipake tidur…… capeknya capek mental sih akhir-akhir ini, bukan capek fisik. Anyway, apa sih yang bikin aku sibuk selain kerjaan? Kehidupan pribadi, gaesssssss.

FINALLY I GOT HITCHED!

Hihi

Iyaa itu dia yang bikin sibuk sebulan terakhir ini. Err, nggak sebulan sih lebih tepatnya semua persiapan ini dimulai dari Lebaran 2016. Lebaran 2016, sekitar Juli-Agustus, jadi tanda dimulainya petualangan aku mempersiapkan hingar-bingarnya pernikahan. PERNIKAHAN~~~~~ sebelum semuanya dimulai aku sering banget mikir: apakah aku akan jadi bridezilla? Apakah semua wedding prep blogs yang aku baca dari TPB (HOAHAHAHAHA KETAUAN UDAH NGEBET DARI TPB YAH) akan berguna? Apakah semua link yang aku bookmark di Safari dan Chrome akan aku buka lagi sebagai referensi? Endesbreyyyy seperti biasa this insecure mind of mine (hey, that rhymes!) took over even before I start this whole journey. Aku nyiapin semua pernikahan ini berdua aja sama Aa, dari mulai survey vendor sampai penentuan baju dan menu catering! Pusing tapi menyenangkan, dengan bumbu berantem-berantem lucu :)

20161121

New Challenge: Accepted!

Ribet banget hidup kalau enggak dinikmati, betul? Jadi itulah yang berusaha aku lakukan akhir-akhir ini. Menikmati hidup. Menikmati hidup dan segala tantangannya. Ralat. Menikmati hidup dan segala hiburan-karunia-tantangan-keribetan-kebahagiaan di dalamnya. Nggak boleh lupa bersyukur. Hehe

Anyway, tantangan hidup akhir-akhir ini cenderung meningkat. Ujian dari Allah supaya bisa naik kelas kehidupan, yes? ((berpikir positif itu sebuah keharusan supaya enggak setreeeeeessssssss)) Mulai dari berat badan naik (dan susah diturunin! Grrr....), gatal-gatal alergi dateng lagi thank you udara dingin dan lembab, pekerjaan yang sudah selesai sebulan lalu tiba-tiba direvisi besar H-7 pengumpulan laporan final.............sampai harus hijrah sebentar ke Depok untuk kerjaan baru. Inilah tantangan yang sesungguhnya!

Kembali lagi ke kehidupan ngekos setelah hampir setahun kembali ke Bandung, kembali ke enaknya tinggal di rumah enggak usah mikirin makan dan ada kendaraan pribadi untuk pergi yang bisa digunakan sesuka hati bikin aku agak ketar-ketir ngurusin kepindahan ke Depok ini. Sebulan doang (semogaaaaa ya nggak usah diperpanjang), tapi persiapan mentalnya ribet bener kayak mau pergi jauh. Rasanya mentalku lebih ciut untuk pindah ke Depok ini dibandingkan waktu tahu aku harus kerja di Pulau Selayar selama 3 minggu, perempuan sendirian pula waktu itu. Tantangan banget!

Kenapa?

Karena aku benci sekali keluar dari zona nyamanku. Karena aku benci sekali adanya perubahan di rutinitas sehari-hari, karena aku adalah anak yang super konstan dan bener-bener konstan sampai bisa seminggu makan menu yang sama di kantin kampus (dan Kandina marah karena dia bosan ngelihat aku makan itu melulu). Ini tantangan banget untuk aku  huhuhuhu belum lagi waktu baru sehari pindah kosan ternyata LCD laptop rusak. Aa waktu kemarin otw Bandara Soetta mau ke Papua, langsung aku telpon dan aku nangis kejer kayak aku luka patah hati, padahal laptop rusak doang yang biasanya aku anggap angin lalu... heboh banget kalau dipikir-pikir.

((lalu langsung balik bandung seminggu alasannya benerin laptop padahal males di kosan WAKAKAKAKAK))

Alhamdulillah laptop udah beres kata tukang servis, tinggal diambil.
Tapi kan aku di Depok. Harus menyelesaikan tantangan pekerjaanku: survey seantero Kota Depok!

Pasti bisa, in sya Allah........
Aku cuma perlu yakin, tenang, dan meredakan pikiran-pikiran yang kadang suka teriak akibat anxiety atau kecemasan.

I am so gonna rock this challenge!

Sudah banyak rencana yang aku simpan di jurnal harian, dari mulai rajin olahraga sampai makan sehat, semoga bisa terlaksana mumpung aku lagi ada kesempatan tinggal sendirian. Kalau di rumah kan... mau olahraga selalu ada gangguan. Kek kasur, tukang nasi kuning, si Maung minta dielus, ada Criminal Minds..... ekekekeke

20161022

Visit Korea 2016: Palace Quarter (Seoul, Day 4)

Late #throwbackthursday, post penebusan utang.

Here we go, back to Seoul, exhausted yet excited to spend the rest of the holiday strolling around Seoul. Setelah bolak-balik Seoul-Busan-Seoul dengan KTX (oh, KTX, aku rinduuuu!), baru deh aku mulai jalan-jalan sekitaran Seoul, tinggal menghitung hari menuju kepulangan ke Indonesia huhuhuh mellow. Apaan dah lagi mau cerita aja kebawa mellow. Mellowception. Sekali lagi karena liburan ini highlightnya adalah bukan oppa, hari ke-4 ini dihabiskan dengan agenda jalan kaki (oh, iya dong jalan kaki) di Palace Quarter. Apa tuh Palace Quarter?

Foto favoritku!
Palace Quarter tuh area sekitaran Gwanghwamun, Gyeongbokgung dan Bukchon Hanok Village. Disebut Palace Quarter karena mencakup banyak istana, Seoul ini punya banyak istana-istana cantiiik sekali, dari yang sekiplik (gerbangnya doang macam deket hostel) sampai yang seluas Gyeongbokgung. Di Palace Quarter ini juga ada pasar, rumah pejabat, dan rute jalan kaki yang teduh-teduh asoy (tapi nggak ngaruh ya kalau udah capek gila sih ya capek aja mau teduh mau gimana juga). Jadi apa yang patut diceritakan dari hari ke-4 ini?

20161007

Maafkan Aku, Pemirsa...

Ampuuuun! Merasa bersalah banget ninggalin blog tanpa ada post baru selama sebulan lebih (!!!) karena load kerjaan lagi numpuk banget huhuhuhu maafin aku, pemirsaaaaa. Load kerjaan lagi gila banget, terima kasih banyak pada dua anggota tim yang tiba-tiba hengkang begitu aja jadi load kerjaan nambahnya dobel. Belum lagi biztrip biztrip dadakan (ke Depok doangan tapi ya tetep aja) bikin sampe rumah langsung tidooooor boro-boro sempet buka laptop buat ngepost hiks. Ini aja ngepost di jam istirahat Jumatan hahahaha

Banyak banget utang cerita, deeh. Ini aku list aja ya satu per satu apa yang harus aku tulis di sini, supaya ingat, supaya ada guideline dan supaya ada postingan baru aja HAHAHA

1. lanjutan Visit Korea 2016
2. Ciletuh Geopark Festival
3. That one big step towards the future <3

Sedikit ya, kenapa nggak ditulis aja dari dulu-dulu??????
Itu judulnya aja yang 3 biji, tapi semua postnya berseri hehehe mohon bersabar dan doakan aku supaya aku nggak malas nulisin utang ini ya!